rpp pai sma memahami keteladanan Rasulullah periode madinah

Published Januari 24, 2012 by ummu_fathiyyah

RPP

MATA PELAJARAN              : TARIKH DAN KEBUDAYAAN ISLAM

SATUAN PENDIDIKAN       : SMA

KELAS / PENDIDIKAN        : X / GENAP

ALOKASI WAKTU               : 1 jam pelajaran = 1 x 45 menit

STANDAR KOMPETENSI

Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah.

KOMPETENSI DASAR

Setelah pembelajaran ini selesai, diharapkan siswa-siswi mampu:

Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah

INDIKATOR KOMPETENSI

Siswa-siswi mampu:

  • Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah di Madinah
  • Menjelaskan latar belakang hijrah Rasulullah ke Madinah
  • Menjelaskan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Madinah
  • Menunjukkan profil dakwah Rasulullah pada periode Madinah

MATERI

  1. Materi Pokok

Keteladanan Rasulullah SAW: Sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah

  1. Deskripsi Materi:

Pembelajaran Tarikh dan Kebudayaan Islam dengan tema Keteladanan Rasulullah pada periode Madinah melalui contoh-contoh perilaku Rasulullah yang berhasil dalam dakwah dan pembentukan Negara Islam di Madinah. Diharapkan setelah siswa-siswi selesai pembelajaran ini mempunyai wawasan yang lebih luas sehingga meningkatkan kecintaannya pada Rasulullah saw, dan senantiasa menjadikannya panutan dalam kehidupan.

MEDIA / ALAT PERAGA

Spidol, white board, film Sirah Rasulullah, kertas yang berisi pertanyaan, LKS, modul, laptop, dan LCD.

SUMBER BELAJAR

STRATEGI PEMBELAJARAN

-         Curah pendapat

-         Diskusi

-         Presentasi

-         Penugasan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pendahuluan

  1. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
  2. Guru menyampaikan pentingnya pembelajaran ini.
  3. Guru bertanya jawab dengan siswa-siswi tentang pengetahuan mereka mengenai sejarah Rasulullah periode Madinah.

Kegiatan Inti

  1. Siswa-siswi dibagi ke dalam 2 kelompok.
  2. Guru memutarkan film Sirah Rasulullah periode Madinah.
  3. Masing-masing wakil kelompok mengambil kertas yang berisi pertanyaan tentang film tersebut.
  4. Masing-masing kelompok mendiskusikan:
  • Apa yang melatar belakangi hijrah Rasulullah saw?
  • Langkah-langkah apa yang dilakukan Rasulullah setelah tiba di Madinah?
  1. Setelah berdiskusi, masing-masing wakil kelompok menyajikan hasil diskusi secara bergiliran.
  2. Guru menyajikan penguatan tentang hasil diskusi tersebut.
  3. Siswa-siswi diberi kesempatan untuk memberi tanggapan atau menanyakan hal-hal yang belum jelas tentang contoh keteladanan Rasulullah pada periode Madinah.

Penutup

Siswa-siswi dan guru merefleksikan dari contoh Keteladanan Rasulullah pada periode Madinah.

Kegiatan Tindak Lanjut

  1. Guru meminta siswa-siswi mencari data tentang peperangan apa saja yang terjadi di zaman Rasulullah dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
  2. Guru meminta siswa-siswi membaca uraian materi pembelajaran berikutnya.

EVALUASI

-         Tes tulis

-         Performance

Mengetahui,                                                               Surabaya, 29 April 2011

Kepala Sekolah                                                                  Guru Mata Pelajaran,

(Drs. Kaswandi, MPd.)                                                          (Indah Murni Astuti)

Paket  9

TARIKH DAN KEBUDAYAAN ISLAM

 

MEMAHAMI KETELADANAN RASULULLAH SAW DALAM MEMBINA UMAT PERIODE MADINAH

  1. A.     Pendahuluan

Pembelajaran ini akan difokuskan pada keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat pada periode Madinah. Bagaimana Rasul dengan berbagai strategi yang merupakan petunjuk dari Allah SWT dapat dengan sukses membawa Madinah menjadi sebuahkotayang besar seperti suatu Negara. Dakwah Rasulullah SAW terfokus pada politik, ekonomi, dan ilmu pengetahuan, dengan tanpa meninggalkan pembinaan akidah dan penghayatan terhadap agama Islam.

Dalam memahami materi ini siswa-siswi dilatih untuk membangun sendiri pemahaman, sehingga banyak dilibatkan dalam proses pembelajaran. Pertama, siswa-siswi diajak untuk melihat peristiwa Hijrah Rasulullah dan hal yang melatar belakanginya, serta pembinaan Rasulullah pada saat tiba di Madinah, melalui kegiatan pemutaran film Sirah Rasulullah periode Madinah. Selanjutnya, untuk memasuki materi inti, siswa-siswi dibagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok mendiskusikan topik yang berbeda, kemudian mempresentasikannya. Hasil presentasi akan didiskusikan bersama dan kemudian ditarik satu kesimpulan. Guru memberikan penguatan melalui presentasi. Terakhir, guru bersama siswa-siswi merefleksikan pemahaman materi yang telah dipelajari dan ditutup dengan penutup.

  1. B.     Standar Kompetensi

Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah.

  1. C.     Kompetensi Dasar

Setelah pembelajaran ini selesai, diharapkan siswa-siswi mampu:

Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah

  1. D.    Indikator

Siswa-siswi mampu:

  • Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah di Madinah
  • Menjelaskan latar belakang hijrah Rasulullah ke Madinah
  • Menjelaskan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Madinah
  • Menunjukkan profil dakwah Rasulullah pada periode Madinah
  1. E.     Waktu

1 x 45 menit

 

  1. F.      Materi Pokok

Keteladanan Rasulullah SAW: Sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah

  1. G.    Kegiatan Pembelajaran

Waktu

Langkah Pembelajaran

Metode

Bahan

Kegiatan pendahuluan

2′

1. Guru menyampaikan kompetensi    dan Presentasi Slide powerpoint
     indikator yang akan dicapai.  2-3

2′

2. Guru menyampaikan pentingnya pem Presentasi
     belajaran ini.

2′

3. Guru bertanya jawab dengan siswa Tanya jawab Uraian materi
    siswi tentang sejarah Rasulullah SAW
Kegiatan Inti

1′

1. Siswa-siswi dibagi ke dalam 2 kelom
    pok.

5′

2. Pemutaran film Sirah Rasulullah Presentasi Film

10′

3. Masing-masing kelompok mendiskusi Diskusi Lembar Kegiatan
    kan topik yang telah diberikan Kelompok

5′

4. Salah satu wakil kelompok menyaji Presentasi
    kan hasil diskusi secara bergiliran.

10′

5. Guru menyajikan penguatan tentang Presentasi Slide Powerpoint
    sejarah dakwah Rasul di Madinah

2′

6. Siswa-siswi diberi kesempatan untuk Tanya jawab
    memberi tanggapan atau bertanya.
Kegiatan Penutup

4′

Siswa-siswi dan guru merefleksikan Penugasan  Alat peraga
keteladanan Rasulullah pada periode
dakwah di Madinah
Kegiatan Tindak Lanjut

1′

1. Guru memberi tugas portofolio dengan Penugasan Kertas Kerja
-         mencari data tentang perang.-         menyajikan data dalam tulisan tangan.

-         menganalisis data.

-         menyimpulkan data.

1’

2. Guru meminta siswa-siswi membaca
    uraian materi untuk pertemuan
    berikutnya.

 

 

  1. H.    Lembar Kegiatan Siswa-siswi

1. Diskusi Kelompok

Tujuan

Tujuan diskusi kelompok adalah agar siswa-siswi mengetahui sejarah dakwah Rasulullah pada periode Madinah.

Bahan dan Alat

Slide film Sirah Rasulullah periode Madinah, white board, dan spidol.

Langkah Kegiatan

1)      Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri dari 4 orang, anggota kelompok terdiri dari laki-laki dan perempuan.

2)      Lihatlah film Sirah Rasulullah periode Madinah yang sedang diputar.

3)      Masing-masing wakil kelompok mengambil kertas yang berisi pertanyaan yang akan didiskusikan.

Kelompok I      : Apa yang melatar belakangi hijrah Rasulullah saw?

Kelompok II    : Langkah-langkah apa yang dilakukan Rasulullah setelah        tiba di Madinah?

4)      Berdasarkan film tersebut, rumuskan hasil diskusi sesuai pertanyaan yang diperoleh.

5)      Presentasikan hasil diskusi kelompok tersebut di depan kelas sesuai dengan nomor pertanyaan.

2. Mencari data tentang peperangan yang terjadi di masa Rasulullah saw.

Tujuan

Agar siswa-siswi mengetahui sejarah dakwah Rasulullah saw.

Bahan dan Alat

Mencari data di berbagai media (buku, internet, dll), kertas HVS, bolpoint.

Langkah Kegiatan

1)      Setiap siswa-siswi mencari data peperangan yang terjadi di zaman Rasulullah saw. di berbagai media.

2)      Tulislah di atas kertas HVS

3)      Teliti kebenaran dan kelengkapan datanya.

4)      Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

  1. I.       Uraian Materi

 

Keteladanan Rasulullah SAW periode Madinah

 

Selama 13 tahun Nabi Muhammad saw. berdakwah di Mekkah, perhatian beliau masih tercurah pada pembinaan akidah dan penghayatan keagamaan semata. Hal itu disebabkan karena situasi dan kondisi di lingkungan masyarakat Mekah pada waktu itu tidak begitu kondusif, akibat ancaman dan kebencian oleh kaum kafir Quraisy Mekah terhadap Islam.

Namun setelah Nabi Muhammad saw. dan para pengikutnya melakukan hijrah ke Madinah, maka strategi dakwah pun dirubah menjadi dakwah yang terfokus pada politik, ekonomi, dan ilmu pengetahuan, tanpa meninggalkan dakwah tentang keimanan.

Hal-hal yang melatar belakangi hijrah Rasulullah adalah:

1)      Adanya perintah dari Allah swt.

2)      Kaum Muslimin yang terancam hidup dan jiwanya akibat kebencian kaum kafir Quraisy terhadap Islam.

3)      Bai’at Aqabah kedua, Rasulullah membai’at 70 orang dari suku Aus dan Khazraj yang berasal dari Yatsrib.

Firman Allah yang berkenaan dengan hijrah: QS An-Nisa ayat 97-98:

¨bÎ) tûïÏ%©!$# ãNßg9©ùuqs? èps3Í´¯»n=yJø9$# þ‘ÏJÏ9$sß öNÍkŦàÿRr& (#qä9$s% zNŠÏù ÷LäêZä. ( (#qä9$s% $¨Zä. tûüÏÿyèôÒtGó¡ãB ’Îû ÇÚö‘F{$# 4 (#þqä9$s% öNs9r& ô`ä3s? ÞÚö‘r& «!$# Zpyèřºur (#rãÅ_$pkçJsù $pkŽÏù 4 y7Í´¯»s9résù öNßg1urùtB æL©èygy_ ( ôNuä!$y™ur #·ŽÅÁtB ÇÒÐÈ   žwÎ) tûüÏÿyèôÒtFó¡ßJø9$# šÆÏB ÉA%y`Ìh9$# Ïä!$|¡ÏiY9$#ur Èbºt$ø!Èqø9$#ur Ÿw tbqãè‹ÏÜtGó¡o„ \s#‹Ïm Ÿwur tbr߉tGöku‰ Wx‹Î7y™ ÇÒÑ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali, kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita atau pun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah).

Hadits yang berkenaan dengan hijrah:

“Sesungguhnya amal-amal perbuatan tergantung niatnya, dan bagi tiap orang apa yang diniatinya. Barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya untuk meraih kesenangan dunia atau menikahi wanita, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia hijrahi.” (HR. Bukhari)

  1. 1.      Perjalanan Rasulullah periode Yatsrib

Yatsrib sebelum dikuasai Islam menjadi pusat pemerintahan bangsa Yahudi sejak abad ke-5 M. Suku Khazraj dan suku Aus dari Arab ikut menetap di Yatsrib dan hidup berdampingan dengan bangsa Yahudi. Rasulullah menyuruh penduduk Mekah agar pindah ke Yatsrib.

Setelah seluruh sahabat ber hijrah ke Yatsrib dengan jalan sembunyi-sembunyi dan berangsur-angsur, Rasulullah pun hijrah bersama sahabatnya Abu Bakar ra. Abu Bakar diminta mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam perjalanan, termasuk 2 ekor unta. Sementara Ali bin Abi Thalib diminta untuk menggantikan Nabi saw. menempati tempat tidurnya agar kaum Quraisy mengira bahwa Nabi Muhammad saw. masih tidur. Di tengah malam buta Nabi Muhammad saw. keluar dari rumahnya tanpa diketahui oleh para pengepung dari kalangan Quraisy. Bersama Abu Bakar beliau keluar dari Mekah menuju sebuah Gua Tsaur, kira-kira 3 mil sebelah selatan Kota Mekah. Mereka bersembunyi di gua itu selama 3 hari 3 malam menunggu keadaan aman.

Pada malam keempat, berangkatlah Nabi Muhammad bersama Abu Bakar menuju Yatsrib menyusuri pantai Laut Merah, suatu jalan yang tidak pernah ditempuh orang.

Setelah tujuh hari perjalanan, Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar tiba di Quba, sebuah desa yang jaraknya 5 km dari Yatsrib. Di desa ini mereka menginap beberapa hari di rumah Kalsum bin Hindun. Di halaman rumah ini Nabi membangun sebuah masjid yang dikenal dengan nama Masjid Quba. Masjid ini merupakan masjid yang pertama didirikan oleh Nabi Muhammad sebagai pusat peribadataan.

Saat Rasulullah saw sampai di Yatsrib, kaum Anshar menyambut dengan suka cita, mereka berbaris di sepanjang jalan dan menyanyikan lagu Thala’ Al-Badru, yang isinya: Telah tiba bulan purnama, dari Saniyyah Al-Wada’i (celah-celah bukit). Kami wajib bersyukur, selama ada orang yang menyeru kepada Ilahi. Wahai orang yang diutus kepada kami, engkau telah membawa sesuatu yang harus kami taati. Setiap orang ingin agar Nabi Muhammad saw. singgah dan menginap di rumahnya. Tetapi Nabi Muhammad berkata: “Aku akan menginap di mana untaku berhenti. Biarkanlah dia berjalan sekehendak hatinya.”

Ternyata unta itu berhenti di tanah milik dua anak yatim, yaitu Sahal dan Suhail, di depan rumah Abu Ayyub Al-Anshari. Tujuh bulan lamanya Nabi tinggal di rumah Abu Ayyub, sementara kaum Muslimin bergotong-royong membangun rumah untuknya. Sejak itu nama kota Yatsrib diubah menjadi Madinah An-Nabi atau disebut juga Madinah Al-Munawarah (kota yang bercahaya), karena dari sanalah sinar Islam memancar ke seluruh dunia.

  1. 2.      Pembentukan Negara Islam di Madinah

Rasulullah saw mengembangkankotaMadinah menjadikotayang besar seperti suatu Negara. Masyarakat dibawa ke arah perdamaian membangun bersama untuk dijadikan pusat dakwah Islamiah. Untuk mewujudkan masyarakat demikian maka Rasulullah melakukan tindakan di bawah ini:

  1. Mendirikan masjid

Masjid sebagai sarana terpenting untuk melakukan ibadah kepada Allah swt. secara berjamaah, juga dapat digunakan sebagai pusat kegiatan untuk berbagai hal, seperti belajar mengajar, mengadili perkara-perkara yang muncul di masyarakat, musyawarah, dll. Nabi Muhammad saw. merencanakan pembangunan masjid itu dan ikut membangun bersama-sama kaum muslimin. Masjid yang dibangun ini dikenal dengan nama Masjid Nabawi. Ukurannya cukup besar, dibangun di atas sebidang tanah dekat rumah Abu Ayyub Al-Anshari. Dindingnya terbuat dari tanah liat, sedangkan atapnya dari daun-daun dan pelepah kurma. Di dekat masjid itu dibangun pula tempat tinggal Nabi Muhammad saw dan keluarganya.

  1. Membina Ukhuwah Islamiyah

Nabi mempererat persaudaraan kaum Muhajirin dan kaum Anshor dengan mempersaudarakan mereka. Nabi juga menjaga hubungan persahabatan dengan pihak-pihak lain yang tidak beragama Islam. Agar stabilitas masyarakat dapat diwujudkan, Nabi mengadakan ikatan perjanjian dengan mereka. Perjanjian tersebut diwujudkan melalui sebuah Piagam yang disebut Misaq Madinah atau Piagam Madinah, yang isinya antara lain mengenai kebebasan beragama, hak dan kewajiban masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kehidupan sosial, persamaan derajat, dan disebutkan bahwa Rasulullah saw. menjadi kepala pemerintahan di Madinah.

  1. Mengadakan perjanjian perdamaian dengan kaum Yahudi

Guna menciptakan masyarakat yang tenang dan tenteram, Rasulullah saw. mengadakan perjanjian perdamaian dengan bangsa Yahudi. Hal ini menunjukkan bahwa beliau bukan hanya sebagai Nabi dan Rasul, melainkan juga sebagai ahli politik dan diplomat yang ulung. Adapun isi perjanjiannya adalah:

1)      Kaum Yahudi hidup berdampingan dengan kaum Yahudi muslim, kedua belah pihak bebas memeluk dan menjalankan agama Islam.

2)      Kedua belah pihak wajib menolong untuk melawan musuh.

3)      Kota Madinah dijadikan kota suci maka harus dihormati.

4)      Jika terjadi perselisihan antar mereka, penyelesaian diserahkan pada Rasulullah saw.

5)      Siapa saja yang tinggal di dalam atau di luar Madinah wajib dilindungi keamanannya kecuali orang yang zalim dan bersalah.

  1. 3.      Hikmah Sejarah Dakwah Rasulullah saw. periode Madinah

Hikmah dari sejarah dakwah dan pengembangan Islam pada periode Madinah, diantaranya:

1)      Terjadinya persaudaraan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar, sehingga memberikan rasa aman, tenteram, serta memperkuat ukhuwah islamiah.

2)      Sikap menjaga persatuan dan saling menghormati antar sesama pemeluk agama.

3)      Memahami bahwa umat Islam harus berpegang pada aturan Allah.

4)      Menjadikan perjuangan Rasulullah sebagai sumber inspirasi dan motivasi dalam menyiarkan Islam berdasarkan peraturan Allah.

 

Latihan

  1. Apa Latar belakang terjadinya peristiwa Hijrah ?
  2. Apa yang dilakukan oleh Rasulullah untuk mewujudkan negara Islam di Madinah ?
  3. Sebutkan hikmah dari sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah !

Rangkuman

  • Hal-hal yang melatar belakangi hijrah Rasulullah adalah: adanya perintah dari Allah swt, kaum Muslimin yang terancam hidup dan jiwanya akibat kebencian kaum kafir Quraisy terhadap Islam, bai’at Aqabah kedua, Rasulullah membai’at 70 orang dari suku Aus dan Khazraj yang berasal dari Yatsrib.
  • Pembentukan Negara Islam di Madinah dengan upaya: mendirikan masjid, membina ukhuwah Islamiyah baik dengan sesama Muslim (dengan mempersaudarakan kaum muhajirin dan kaum anshor) dan dengan non Muslim, mengadakan perjanjian damai dengan kaum Yahudi.
  1. J.      Lembar Media
  2. Bentuk media: slide powerpoint

slide 1-2

slide 3-4

slide 5-6

slide 7-8

slide 9-10

slide 11-12

slide 13-14

2. Bentuk media: film Sirah Rasulullah periode Madinah

Langkah-langkah penggunaan:

1)      Pemutaran film “Sirah Rasulullah Periode Madinah”.

2)      Ambil kertas yang berisi pertanyaan.

3)      Diskusikan sesuai dengan pertanyaan yang didapat.

4)      Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

  1. K.    Penilaian

1. Tes Tulis

Penilaian tes tulis ini digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa-siswi dalam memahami sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah, dengan format multiple choice dan essay, sbb:

A. Berilah tanda (X) a,b,c,d jawaban yang paling benar!

  1. Salah satu hal yang melatar belakangi peristiwa hijrah adalah…
    1. bai’at Aqabah pertama               c. bai’at Aqabah ketiga
    2. bai’at Aqabah kedua                  d. bai’at Aqabah keempat
  2. Rasulullah bersama Abu Bakar bersembunyi selama 3 hari di…
    1. gua Hira’                                    c. gua Tsur
    2. gua gajah                                    d. pantai Laut Merah
  3. Sahabat yang menemani Rasulullah dalam perjalanan hijrah adalah…
    1. Abu Bakar ra.                            c. Ali bin Abi Thalib ra.
    2. Umar ra.                         d. Utsman bin Affan ra.
  4. Para sahabat yang hijrah dari Mekah ke Madinah disebut…
    1. kaum Muhajirin                           c. kaum Mujahidin
    2. kaum Anshar                              d. kaum Mukminin
  5. Masjid yang pertama kali didirikan oleh Rasulullah adalah…
    1. Masjid Nabawi                           c. Masjid Al-Haram
    2. Masjid Quba                              d. Masjid Al-Aqsha
  6. Berikut ini yang bukanmerupakan hikmah dari peristiwa Hijrah adalah
    1. orang-orang Muslim menjadi lebih kaya
    2. memperkuat ukhuwah Islamiyah antara kaum Muhajirin dan Anshar
    3. adanya pembangunan dan pembinaan di bidang ekonomi dan perdagangan yang sesuai syariah
    4. adanya sikap menjaga dan saling menghormati antar pemeluk agama
  7. Setelah Rasulullah hijrah, nama Yatsrib berganti dengan nama berikut, kecuali…
    1. Madinah Al-Munawarah             c. Madinah Al-Ilmi
    2. Madinah An-Nabi                                  d.kotayang bercahaya
  8. Yang dilakukan oleh Rasulullah setelah tiba di Madinah adalah…
    1. beristirahat
    2. mengembangkan kota Madinah menjadi kota yang besar seperti suatu Negara
    3. hanya mengembangkan dakwah tentang keimanan saja
    4. memerangi kaum Yahudi
  9. Perjanjian yang dibuat oleh Rasulullah dengan penduduk Madinah yang tidak beragama Islam adalah…
    1. Piagam Madinah                         c. Piagam Islami
    2. Piagam Yahudi                                       d. Piagam Jakarta
  10. Tempat didirikannya Masjid Nabawi adalah suatu pekarangan milik…
    1. Abu Ayyub Al-Anshari             c. Muaz bin Jabbal
    2. Ali bin Abi Thalib                                  d. Bilal bin Rabbah

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan ringkas dan tepat!

  1. Sebutkan apa saja yang melatar belakangi Hijrah Rasulullah ke Yatsrib!
  2. Langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh Rasulullah setelah tiba di Yatsrib!
  3. Apa hikmah dari sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah!
  4. Sebutkan 3 peperangan yang terjadi di zaman Rasulullah saw!
  5. Mengapa banyak orang-orang Yatsrib yang memeluk Islam?

Skoring:

a. Multiple choice         = Jawaban Benar: jumlah soal x 50

b. Essay                       = Nilai setiap butir soal = 10

c. Skor akhir                = Skor multiple choice + Essay : 2

2. Penilaian Kinerja (Performance)

Penilaian di arahkan pada:

1)      kemampuan mengemukakan pendapat

2)      kemampuan bekerja sama

3)      partisipasi dalam diskusi, dan

4)      kemampuan menanggapi masalah

Format Penilaian

Nilai

No

Nama

Mengemukakan

Bekerjasama

Partisipasi

Menanggapi

Pendapat

Masalah

 

Rubrik Penilaian

Tingkat Pencapaian

Kualifikasi

Deskripsi

90-100

A

Sangat Baik

80-89

B

Baik

65-79

C

Cukup

55-64

D

Kurang

10-54

E

Sangat Kurang

Skoring: terentang antara 10-100

3. Portofolio

Penilaian ini ditujukan untuk mengukur kemampuan siswa-siswi dalam menggali sejarah Rasulullah

Format Penilaian

No

Aspek Penilaian

Skor

Catatan

   

A

B

C

D

E

 

1

Kebenaran data

2

Kelengkapan data

3

Kerapian tulisan
Rata-rata skor

 

Rubrik Penilaian

Tingkat Pencapaian

Kualifikasi

Deskripsi

90-100

A

Sangat Baik

80-89

B

Baik

65-79

C

Cukup

55-64

D

Kurang

10-54

E

Sangat Kurang

Skoring: terentang antara 10-100

4. Sikap

Agar dapat melakukan penilaian sikap yang tercermin dari keteladanan siswa-siswi terhadap Rasulullah, setiap siswa dinilai oleh dirinya sendiri, teman sejawat dan orang tua.

Format Penilaian

No

Aspek Penilaian

Skor Tercapai

Catatan

   

A

B

C

D

E

 

1

Senantiasa menggunakan strategi dan ber-
hati-hati dalam melakukan sesuatu.

2

Senantiasa menghormati pemeluk agama
lain.

3

Menjaga persaudaraan dengan sesama
muslim.

4

Senantiasa berdoa dan berserah diri
kepada Allah SWT.

5

Senantiasa berperilaku jujur, memelihara
amanat, tidak pernah berkhianat, dan
senantiasa memenuhi janji.

6

Selalu berperilaku adil, terhadap sesama
dan meninggalkan segala perilaku zalim.

7

Bijaksana (berpikiran tajam, berwawasan
luas, cermat dan teliti saat menghadapi
kesulitan.
Rata-rata skor tercapai

 

Penentuan Nilai Akhir

Total Skor Akhir = (ST 30) + (SK 20) + (SP 20) + (SS 30) =………

100

ST        =  Skor Tes Tulis

SK       =  Skor Kinerja (Performance)

SP        =  Skor Portofolio

SS        =  Skor Sikap

Daftar Pustaka

http://www.youtube.com/watch?v=j4Bup3WvyQ4

Muhammad Sa’id Ramadhan al Buthi. 1977, Sirah Nabawiyah. Jakarta: Rabbani Press

1100 Hadits Terpilih Sinar Ajaran Muhammad

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: